Friday, February 23, 2007

Brica DigiArt A701

Kamera abal - abal dengan aftersales service yang buruk

Pastinya buat kamu - kamu yang doyan foto - foto, kamera digital adalah pilihan yang tepat. kenapa? karena pasti kalo dihitung - hitung lebih murah dibandingkan kamera konvensional biasa yang menggunakan film. Nah kalo untuk professional sih mereka rela membelanjakan puluhan juta uangnya demi sebuah kamera SLR dan lensanya. Tapi buat kita - kita yang sekedar pingin foto - foto aja tanpa memerhatikan aspek - aspek tertentu, kamera digital poket memang menjadi pilihan.

Tapi kalo budgetnya terbatas gimana? Nah, disini diperlukan kejelian untuk memilih kamera digital yang mereknya kurang atau tidak terkenal sama sekali. Beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan diantaranya :
  1. Resolusi (dalam pixel) semakin besar semakin bagus. Tapi yang harus digarisbawahi adalah effective pixel bukan interpolated pixel.
  2. Shutter Speed (ISO) semakin cepat semakin baik, tapi biasanya kalo kamera digital murahan memiliki shutter speed yang rendah (ISO 100-400).
  3. Harga, sebenarnya berbanding lurus dengan kualitas dan fitur. Pilihlah harga yang paling reasonable.
  4. AfterSales Service, cek lokasi dan kemudahan servicenya siapa tahu di kemudian hari digicam yang kita beli bermasalah.
  5. Dengerin saran dari temen / orang yang pernah pake produk tersebut. Jangan ragu untuk bertanya kepada teman, saudara atau orang lain (penjual kamera misalnya) tentang kualitas kamera tersebut. Bisa jadi saran mereka menjadi masukan yang berharga.
Nah karena digicam yang saya gunakan adalah merek Brica DigiArt A701, maka akan saya review pengalaman saya menggunakan kamera tersebut.


Kameranya keren banget, desainnya bagus, futuristik dan yang paling saya suka LCDnya lebar dan bentuknya tipis. Harganya juga gak bikin kantong kempes. Maksimum resolusinya adalah 7.0 Megapixel, tapi sayangnya interpolasi. effective pixelnya sih cuman bisa 5 megapixel. artinya kalo kamu set ke 7 megapixel hasilnya sama saja seperti di 5 megapixel.

Kelebihan :
  1. Harganya terjangkau (1,2 jutaan)*
  2. Fiturnya lengkap, bisa ngerekam gambar bergerak dengan suara juga
  3. Bentuknya tipis dengan LCD 2" inchi
  4. Baterai Li-ion NP-60 yang tahan lama (kuat sampai 200x jepret menggunakan blitz)
  5. Warnanya cerah (bahasa kerennya sih vivid color.
  6. 5 mega pixel bro...
Kekurangan :
  1. Gak ada Viewfinder, jadi kalo motret di tempat gelap harus dikira - kira.
  2. 7 Megapixel interpolasi
  3. Kurang baik di tempat gelap lebih dari 2 meter, gambarnya jadi bintik - bintik ga jelas
  4. Tidak ada optical zoom, jadinya kalo pake digital zoom gambarnya gak jelas
  5. ISOnya kecil banget, maksimal ISO 150.
  6. After Sales Service yang buruk.
Saya mengalami kejadian yang tidak menyenangkan ketika mau nyervis ni kamera. Saya belinya sih sudah sekitar 1 tahun yang lalu, cuman kemarin - kemarin tiba - tiba mendadak kameranya gak bisa dipake. mati total !!! akhirnya saya bongkar - bongkar kardusnya dan nemuin kartu garansinya. disitu tertera alamat servicenya yaitu di jakarta daerah sekitaran grogol. karena gak ada tempat servicenya di bandung akhirnya saya kirimkan kamera yang rusak tersebut menggunakan jasa ekspedisi. tapi setelah 2 minggu kok tidak ada kabar beritanya. anehnya di kartu garansinya itu gak ada nomer telp yang bisa dihubungi. begitu juga di websitenya brica malah gak ada apa - apanya. Sampai saya tulis berita ini (sudah sekira 1 bulan lebih tetap tidak ada kabarnya juga) padahal saya confirm ke tiki katanya barang tersebut sudha diterima dalam kondisi baik (saya lihat tandaterimanya). rencananya sih kalo ada waktu saya bakalan langsung ke jakarta.

jadi kesimpulannya aftersales service brica buruk sekali. mungkin rekan - rekan ada yang mengalami masalah yang sama ?

8 comments:

Anonymous said...

Punya saya Brica Z680. Beli di Modern Photo garansi 1 thn. Tepat 8 bulan, camera tsb rusak dan saya kembalikan ke Modern Photo. Saya dikasi tandaterima service (kok anehnya service yah.. bukan klaim ganti). Samapi saat ini saya tulis, udah 2 bulan gak ada kabar dari Modern Photo. Udah saya telpon berkali2 dijawab masih diservice di Jakarta Pak. Kalo saya anya Jakarta mana, alamat sama telponnya mana, biar saya cek sendiri saja (padahal lokasi saya di Gresik, Jatim). Mereka tetep gak mau jawab alamat ato nomer telpon Main Dealer/Service Center Brica. Nipu gak ya.. kalo nipu biar saya tulis di media aja.

Rosyidi said...

Wah ternyata service Brica jelek. Baru tau ini aku. Aku juga pake Brica. Dan sudah setahun lebih, 2 tahun mungkin, dan blom pernah ada masalah. Pernah sih ada masalah dengan SD Card, ngambek gak mau pake SD Card lamaku, akhirnya beli SD Card baru dan jalan lagi.
So, Brica menurutku sepadan lah dengan harga yg ditawarkan, murah.
Btw, kalo gitu kenapa gak service diservice kamera biasa aja? Gak usah di bricanya.

KeiKai said...

sebenernya sih sekarang kameranya sudah oke lagi ... diservice di brica yang dijakarta. lumayan sih, rusaknya ganti board. 400 ribu lebih. ada tips lagi nih untuk konsumen brica, kalo bisa walaupun garansinya udah abis, tapi kartu garansinya jangan sampe ilang. karena ini bisa mereduksi biaya service ...

karena authorized servicenya brica ada di jakarta jadi mau gak mau harus ngeluarin biaya ekspedisi untuk kirim barangnya kesana. Jadi kalo bisa jangan di service di tempat sembarangan. karena Brica ini rada unik, sparepartnya agak susah carinya ... jadi riskan sekali kalo service di tempat biasa ....

Anonymous said...

gua punya alamat service center Brica ada diJakarta diperkantoran kota grogol permai
Jl. latumenten 19 block H 23 jakarta

telp 021-5679402

Anonymous said...

Bright Camera Indonesia
Service Center
JL. Latumenten 19 blok H no. 23,
Komplek Perkantoran
Kota Grogol Permai,
Jakarta Barat
Brica Care :
customer-service@brica.co.id
Telp : 021-5679402/5641287
Fax : 021-56942139

Gedung 2 bijiq gitu ga mungkin nipu lah.

Anonymous said...

Oke. Kalau begitu besok saya akan coba telpon yang dikasi oleh anonymous. Selama ini saya bingung mau betulin z720 saya. Thx

KeiKai said...

ya, alamatnya memang benar disitu. Websitenya pun baru jadi setelah bertahun-tahun kosong ...
:)

Faishal Khairy said...

Brica a701 ,kamera itu masih kamera pocket/saku. Gak ya min?