Monday, January 12, 2009

Gak Sopan Banget !!!

Podcast :







Seperti kita ketahui bersama bahwa tahun 2009 ini kita memasuki masa kampanye. Setelah beberapa bulan sebelumnya kota Bandung "dikotori" oleh atribut - atribut kampanye yang merebutkan posisi gubernur dan wakil gubernur, kali ini kota Bandung kembali "dihiasi" oleh atribut - atribut parpol berserta caleg-nya yang akan mengikuti pemilu 2009 nanti. Tidak tanggung - tanggung, atribut tersebut banyak yang berukuran ekstra besar (kayaknya mau menandingi reklame di kota Bandung yang besar - besa kali yah ...).

Nah ternyata hari Minggu, 11 Januari 2009 kemarin sekira pukul 17.00 saya dikejutkan oleh sebuah baligo yang terpasang tepat didepan pagar rumah saya. Baligo yang berisi kampanye caleg dari parpol berlogo pohon beringin tersebut tiba - tiba saja "muncul". Minta izin sama saya sebagai pemilik rumah ? saya rasa tidak, karena seharian itu saya berada di rumah dan tidak ada tamu yang meminta izin tau bahasa jawanya "kulonuwun" dulu.

baligo

More...Menjengkelkan memang, karena selain membahayakan baligo yang berukuran 2 x 4 meter itu juga merusak estetika dan pemandangan. Beberapa teman yang kebetulan berkunjung ke rumah saya sempat menanyakan "Eh Ian, sejak kapan rumah kamu jadi kantor cabang partai Golkar ?" atau "Sekarang kamu terjun di dunia politik ya ?". Foto berikut ini menggambarkan perbandingan antara besar orang vs. besar baligo :

orang vs. baligo

Setelah saya berkonsultasi dengan saudara yang kebetulan bekerja di Dinas Pendapatan Daerah kota Bandung (dulunya dinas di bagian reklame). Ternyata untuk melepas baligo yang sudah terpasang harus ada prosedurnya. Kita tidak boleh seenaknya mencabut baligo tersebut walaupun yang masang baligo sudah seenaknya tanpa permisi, salah - salah nanti kita dituduh merusak atribut parpol lagi ... wah repot. Tapi yang pasti, senin ini saya sudah melayangkan somasi kepada pengurus DPD Golkar dengan tembusan ke panwaslu, KPUD Jabar dan H. Ali Hasan sendiri.

Hmm ... kayaknya kalo setiap caleg berkampanye dengan cara "mengotori" keindahan kota seperti ini, jangan harap saya memilih siapapun orang yang tertera dalam baligo, spanduk, selebaran atau sticker tersebut. Mungkin saya juga akan merekomendasikan kepada saudara, kolega, teman - teman sampe tetangga agar jangan memilih orang itu !!!

2 comments:

ajow said...

mba...bener tukh gak sopan..mending foto'y cakep da jelek.

coba kalo artis cantik atau cakep gak bakalan ada yang bilang gak sopan.

hehehehe

Anis said...

Ian, link ke blog-ku diganti dong.. ke alamatku yang baru. Tks. :-)